Slider

Video

Destination

News

Kuliner

Event

Culture

Gallery

Memanfaatkan Kondisi Geografis Demi Membangun Kubu Raya Lebih Maju

Kabupaten Kubu Raya merupakan salah satu daerah yang memiliki kondisi geografis daratan dan pulau-pulau. Jika kita lihat pada gambar peta disamping, tampak jelas bahwa Kabupaten Kubu Raya disebelah barat berbatasan langsung dengan laut dimana terdapat juga sungai-sungai yang membelah wilayah Kubu Raya menjadi beberapa bagian. Oleh karena itu, ada beberapa daerah kecamatan yang mengandalkan jalur air sebagai alat transportasi utamanya antara lain: Kecamatan Kubu, Kecamatan Terentang, Kecamatan Teluk Pakedai, dan Kecamatan Batu Ampar.
Sedangkan untuk kondisi iklim, Kubu Raya masuk dalam Iklim Tipe A (Schmit & Ferguson). Ini berarti iklim di wilayah Kabupaten Kubu Raya sangat basah dengan curah hujan bulanan diatas 100 mm dengan total curah hujan tahunan rata-rata berkisar 3000 mm. Suhu rata-rata maksimum 33,40 C, terjadi pada bulan mei dan suhu minimum rata-rata 22,50 C, terjadi pada bulan Agustus. Kondisi iklim seperti ini sangat menunjang pembangunan dibidang pertanian, perkebunan, dan peternakan.

Hutan Karet di Desa Empening Kecamatan Terentang
Selain itu, terkait dengan kondisi geografis wilayah Kubu Raya yang memiliki beberapa pulau-pulau besar maka seharusnya disini pihak Pemerintah Daerah dapat mengembangkan bidang perikanan dan pariwisata khususnya wisata bahari sebagai salah satu upaya memperkenalkan potensi alam Kabupaten Kubu Raya ke seluruh penjuru nusantara maupun dunia.
Keramba Ikan di Sungai Raya
Jadi kesimpulannya disini adalah jika dibandingkan dengan kabupaten-kabupaten di Kalimantan Barat lainnya, Kabupaten Kubu Raya memiliki beberapa kelebihan dari segi kondisi geografis. Sekarang tinggal bagaimana caranya kelebihan-kelebihan tersebut dapat diberdayakan secara optimal sehingga slogan Berlari Lebih Kencang Berproses Lebih Cepatdapat segera terwujud. Aminnn…

Melihat Potensi Wisata Bahari di Kabupaten Kubu Raya

Jika kita berbicara mengenai obyek wisata apa yang ada di Kabupaten Kubu Raya, sepertinya belum ada satu referensi pun yang menjelaskan secara rinci mengenai itu. Padahal kalau dilihat secara geografis, wilayah Kubu Raya seharusnya memiliki lokasi-lokasi yang berpotensi untuk dapat dijadikan obyek wisata. Oke, mungkin ada pihak-pihak yang menyatakan bahwa sekarang Kubu Raya telah memiliki Taman Fantasia di kawasan Sungai Raya, Wisata Agro di kawasan Punggur, dan lain sebagainya. Akan tetapi, menurut pandangan saya lokasi-lokasi wisata tersebut belum dikelola secara profesional sehingga masih banyak orang yang belum tahu mengenai keberadaan lokasi tersebut.
Dari beberapa referensi yang saya baca, ternyata di Kabupaten Kubu Raya memiliki lokasi-lokasi yang dapat dijadikan obyek wisata bahari. Dua lokasi diantaranya yaitu: Tanjung Saleh dan Batu Ampar. Tanjung Saleh Kecamatan Sungai Kakap
Meskipun belum diakui sebagai sebuah tempat wisata pemancingan, namun setiap hari Minggu atau hari libur tempat ini selalu ramai didatangi oleh para pemancing-pemancing dari kota Pontianak dan sekitarnya. Lokasi yang berada di kawasan muara sungai Desa Tanjung Saleh Kecamatan Sungai Kakap tersebut sebenarnya memiliki potensi wisata bahari jika dikembangkan secara maksimal. Untuk saat ini, minimnya sarana dan prasarana menuju lokasi menyebabkan para pengunjung harus menyewa sebuah perahu kecil menuju kesana. Tentunya hal ini akan sedikit menghambat pengembangan wilayah tersebut yang sesungguhnya disitu terdapat potensi wisata yang bisa dikembangkan.

Potensi Wisata Bahari di Desa Tanjung Saleh
Kecamatan Batu Ampar
Batu Ampar yang dikenal sebagai salah satu kecamatan di Kabupaten Kubu Raya, memiliki potensi wisata bahari letak geografisnya berada di muara laut. Dari sini dapat dilihat pemandangan yang sangat mengaggumkan, terlebih jika dinikmati pada pagi atau sore hari karena kita akan menyaksikan hamparan pulau disekelilingnya yang cukup menawan. Untuk menuju daerah ini dapat menggunakan transportasi air seperti speed boat dari pelabuhan rasau jaya dengan jarak tempuh selama sekitar 1 jam 30 menit hingga 2 jam perjalanan.

Potensi Wisata Bahari di Batu Ampar
Bagi para pemancing mania dapat juga melakukan pemancingan di Desa Padu Empat, Kecamatan Batu Ampar karena di lokasi ini masih banyak terdapat ikan air tawar beragam jenis. Hampir setiap bulan banyak pemancing yang ingin menguji keberuntungan mereka dan menikmati panorama alam yang masih alami karena disepanjang sungainya ditumbuhi hutan dengan pohon-pohon yang cukup besar.
Nah, setelah membaca tulisan singkat saya ini pasti para pembaca merasa penasaran untuk mencoba sensasi memancing di dua lokasi tersebut bukan?. Meskipun kedua lokasi tersebut belum digarap secara maksimal, namun saya yakin keindahan dan eksotisme alam yang dimiliki mampu membuat para pengunjung tidak akan pernah merasa menyesal karena telah datang kesana. Jadi, ditunggu kunjungannya yach… 

Kopi Luwak Kalimantan Ternyata Ada di Kubu Raya

Bermula dari kisah perjalananku dalam mengikuti Lomba Desain Blog Kubu Raya, sebuah pesan singkat masuk dalam inbox akun facebook ku. Dengan menggunakan nama Kopi Luwak Kalimantan, sang pemilik akun tersebut meminta bantuan kepada saya untuk mempromosikan produk kopi luwak hasil olahan orang tuanya secara online. Tanpa pikir panjang, saya langsung mencari waktu yang tepat untuk melakukan kunjungan ke lokasi usahanya. Ternyata lokasi usaha kopi luwak tersebut berada di kawasan Kabupaten Kubu Raya, tepatnya di daerah Rasau Jaya. Perlu waktu kurang lebih satu jam untuk mencapai titik lokasi tersebut jika kita mulai melakukan perjalanan dari kota Pontianak.

Begitu sampai disekitar lokasi, saya sempat bertanya kepada salah satu pemilik warung yang berjualan disitu. Tanpa ragu pemilik warung tersebut menunjuk sebuah rumah bertingkat dengan pekarangan luas yang letaknya hanya beberapa puluh meter dari tempat saya berdiri. Tak lama berselang, saya sudah berada didepan pintu rumah tersebut. Tampak seorang laki-laki sedang sibuk mengaduk-aduk biji kopi yang sedang dijemur dalam beberapa nampan. Setelah mengucapkan salam, seketika sang pemilik rumah keluar dan menyusul anaknya. Pada awalnya saya sempat bengong karena terus terang baru pertama kali berkunjung kerumah tersebut, namun karena sudah janji duluan lewat telepon maka anak dari pemilik rumah tersebut langsung mempersilakan saya masuk.
Mungkin diantara teman-teman masih ada yang belum tahu mengenai apa yang dimaksud dengan Kopi Luwak atau yang dalam bahasa inggrisnya lebih dikenal dengan istilah Civet Coffe. Berikut adalah definisi singkat mengenai Kopi Luwak yang sumbernya saya ambil dariWikipedia Indonesia.
Kopi Luwak adalah seduhan kopi menggunakan biji kopi yang diambil dari sisa kotoran luwak/musang kelapa. Biji kopi ini diyakini memiliki rasa yang berbeda setelah dimakan dan melewati saluran pencernaan luwak. Kemasyhuran kopi ini di kawasan Asia Tenggara telah lama diketahui, namun baru menjadi terkenal luas di peminat kopi gourmetsetelah publikasi pada tahun 1980-an. Biji kopi luwak adalah yang termahal di dunia, mencapai $100 per 450 gram.
Pada awalnya saya sempat bertanya-tanya dalam hati mengenai produk Kopi Luwak Kalimantan ini. Saya sama sekali tidak mengira kalau di Kalimantan Barat, khususnya di Desa Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya, ternyata ada juga yang memproduksi biji kopi sekelas internasional. Menurut informasi dari anak pemilik usaha tersebut, biji kopi yang digunakan termasuk dalam kategori Arabika yang ditanam didaerah Desa Punggur dan Desa Bintang Mas. Nah, untuk proses selanjutnya biji-biji kopi tersebut diberikan kepada luwak-luwak yang dipeliharanya. Disinilah proses fermentasi luwak dilakukan, dengan “bersenjatakan” kurang lebih 20 ekor binatang luwak yang dimiliki, biji-biji kopi terbaik di dunia pun mulai dihasilkan.


Selain diberi kesempatan untuk mencicipi sajian kopi berkadar kafein rendah tersebut, saya juga diperlihatkan contoh biji-biji kopi luwak yang sudah jadi dan siap dipasarkan. Tampak dari gambar diatas, untuk kemasan sebelah kiri merupakan biji kopi luwak yang masih murni (saling menempel satu dengan lainnya). Sedangkan pada kemasan sebelah kanan merupakan biji kopi luwak yang sudah bersih dan siap untuk digiling. Kopi Luwak Kalimantan juga menjual produk kopi luwak dalam bentuk bubuk dan siap seduh, ada beberapa kemasan yang diproduksi, antara lain: kemasan 100 gram, 250 gram, dan 500 gram.
Setelah berbicara panjang mengenai proses produksi dan target pasar yang selama ini telah didapat, saya meminta ijin untuk dapat melihat penangkaran binatang luwak yang dimiliki. Dari pengamatan jarak dekat yang dilakukan, luwak masuk dalam kategori binatang malam sehingga proses produksi dilakukan pada malam hari. Kopi luwak sangat terkenal sebagai kopi yang berkadar kafein rendah sebagai akibat dari proses fermentasi yang dilakukan. Jadi disini kopi luwak aman dikonsumsi oleh penderita penyakit maag.
Nah, sekarang bagaimana mengenai harga produk Kopi Luwak Kalimantan ini. Jika kita lihat menurut definisi wikipedia diatas, memang harga biji kopi luwak dapat mencapai kisaran 1 juta untuk setiap setengah kilogramnya. Namun khusus bagi para pengunjung blog Blogger Borneoakan diberikan harga istimewa yaitu 1 juta untuk setiap satu kilogramnya. Sedangkan untuk produk kemasan bubuknya, harga yang diberikan adalah Rp. 150.000,- (kemasan 100 gram), Rp. 300.000,- (kemasan 250 gram), dan Rp. 550.000,- (kemasan 500 gram). Jika berminat bisa langsung saja melakukan pemesanan ke 08565030366 an. Yudi. Harga ini masih belum termasuk ongkos kirim ke lokasi pembeli, jika ingin mengecek tarif kirim ke semua lokasi dapat langsung melihatnya di www.jne.co.id. Sampai disini dulu tulisan review saya mengenai Kopi Luwak Kalimantan, dan memang setelah dicicipi rasanya hanya satu kalimat yang bisa saya katakan yaitu KOPI LUWAK KALIMANTAN, TIADA BANDING TIADA TANDING.

Kapolda Resmikan Taman Bacaan di Batu Ampar

Taman Bacaan Kemala Cinta Indonesia diresmikan kepada Niken Manohara Sulistyanto pada Sabtu (28/2). Ia beberapa kali meneteskan air mata karena terharu program dari “Proyek Amal Jariyah Bhayangkari” teralisasi di Batu Ampar.

“Program taman bacaan buku ini dikhususkan bukan untuk anak polisi ataupun keluarga polisi saja tetapi untuk seluruh masyarakat baik remaja dan anak-anak”. Ungkapnya

Taman Bacaan Kemala Cinta Indonesia bhayangkari di batu ampar merupakan episode pertama dari taman bacaan wilayah pedalaman kepada diresmikan taman bacaan serupa di singkawang dan pulai Maya Kayong Utara. Sebelumnya untuk taman bacaan fokus di daerah perbatasan telah diresmikan di pulai Sajingan Besar Sambas, Jagoi Babang Bengkayang, Senaning Sintang, Sekayam Sanggau dan Temajok Sambas.

"Karena saya dan suami (Kapolda Kalbar, Brigjen Arief Sulistyanto) tidak selamanya di Kalbar, suatu saat kami akan pindah, begitu juga Kapolsek, Kapolres. Pesan kami tolong dijaga jangan dialihfungsikan, Taman Bacaan ini untuk seluruh masyarakat," kata Niken

Pembangunan taman bacaan yang beranjak dari ide awal ketika Niken melihat ada anak perbatasan tak lancar membaca saat sudah kelas 3 SD. Saat itu Kapolda Menjadi Irup atau inspektur upacara di Badau 17 Agustus 2014 silam, Niken terenyuh melihat anak-anak minim buku bacaan dan tak lancar membaca. "Tidak membebankan kepada Kapolres, ini adalah amal jariyah kita swadaya, patungan. Kalau tidak dimulai sejak dini, kapan lagi," kata Niken.

    Seperti yang diungkapkan Qory, siswi kelas 5 SD ini mengaku senang punya taman bacaan di dekat rumahnya. "Biasanya cuma baca buku di perpustakaan sekolah, tempat lain tidak ada," kata Qory.

    Taman Bacaan Kemala Cinta Terletak diatas bukit kecil tak jauh dari pemukiman membuat suasana ini sangat nyaman. View langsung menghadap laut, serta rindangnya pepohonan membuat orang akan betah membaca di sini.

WISATA KE DESA KUBU

Akses menuju kecamatan Kubu dapat ditempuh melalui jalur Sungai Kapuas. Dari Dermaga Rasau Jaya menggunakan motor air regular ditempuh dengan waktu 4 jam dengan onkos Rp. 30.000,- sedangkan bila ditempuh dengan speedboat hanya memerlukan waktu + 1 jam dengan ongkos angkut Rp. 60.000 per orang.
Panorama Sungai Kapuas Rasau Jaya – Kubu
Sepanjang perjalanan menuju Kec. Kubu para penumpang atau wisatawan akan disuguhi keindahan alam Sungai Kapuas
dengan berbagai aftifitas didalamnya. Jalur ini relative padat, selain hilir mudiknya nelayan lokal melakukan aktifitasnya juga menjadi urat nadi perekonomian bagi angkutan sungai yang menghubungkan Kota Pontianak dengan kota-kota lainnya sepanjang sungai Kapuas kearah Kabupaten Kayong Utara. Selain disuguhi aktifitas pelayaran lokal para wisatawan pun akan menikmati pemandangan hutan mangrup dan jejeran pohon nipah yang begitu menyejukkan. Perjalanan sungai menuju Kec. Kubu ini tentu saja menjadi perjalanan yang sangat mengesankan bagi para wisatawan terlebih bagi mereka yang belum pernah menikmati perjalanan lewat sungai.
Setelah kurang lebih satu jam perjalanan dari Dermaga Rasau Jaya, speedboat akan memasuki Kecamatan Kubu dan biasanya berhenti di Ibukota Kecamatan Kubu atau di Desa Kubu.  Desa Kubu adalah kawasan transit bagi para penumpang yang melakukan perjalanan dari atau ke Kabupaten Kayong Utara. Dilokasi ini, tersedia fasilitas-fasilitas bagi para penumpang atau wisatawan. Selain terdapat beberapa rumah makan, di lokasi ini juga terdapat pasar lokal yang melayani penumpang transit maupun kebutuhan sehari-hari penduduk lokal serta satu buah penginapan sederhana “Famili” dengan tarif relative murah sekitar Rp.40.000,- permalam.
Situs Kerajaan Kubu
Dari segi Daya Tarik Wisata (DTW), Desa Kubu terkenal dengan situs peninggalan Kerajaan Kubu. Berdasarkan sejarah yang bersumber dari berbagai bahan, Kerajaan Kubu didirikan oleh Syarif Idrus, seorang penyebar ajaran Islam dari Ar-Ridha Trim Hadralmaut.
Situs Sejarah peninggalan Kerajaan Kubu yang menjadi potensi Daya Tarik Wisata Budaya/Rohani di Kecamatan Kubu adalah:
  1. Masjid Jami Khairussa’adah, Kompleks Makam Kerajaan Kubu
  2. Makam Raja-raja Kubu
  3. Keraton Adrussiyah Kubu
Daya Tarik Wisata (DTW) Budaya Kecamatan Kubu
Pada Tahun 2010 atau tepatnya 28 Dzulqaidah 1431 H, Hari Sabtu, 6 November 2010, bertempat di komplek makam Kerajaan Kubu, Keluarga Besar Addarussiah Kerajaan Kubu/ Ambawang melaksanakan khaul atau peringatan wafatnya Sayidis Syarif Idrus bin Abdurrahman Al Aydrus ke-222 (26 Dzulqaidah 1209 H-1431 H). Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Bapak Syarif Ahyar Alaydrus (Keraton Kubu/ keturunan dari raja ke-8), acara ini dihadiri oleh sekitar 3.000 jemaah yang datang dari berbagai daerah dan negara tetangga. Artinya bahwa dengan banyaknya jemaah yang hadir pada acara tersebut menandakan kegiatan tersebut telah menjadi Daya Tarik Wisata Budaya/Rohani dan ini adalah merupakan potensi yang perlu dikembangkan dalam rangka pembangunan kepariwistaan di Kabupaten Kubu Raya. Kegiatan budaya lainnya yang rutin dilaksanakan di Kecamatan Kubu adalah Robo-robo. Untuk Tahun 2011, acara robo-robo dilaksanakan pada Tanggal 18 Desember 2011.
Daya Tarik Wisata (DTW) Alam Kecamatan Kubu
Selain Daya Tarik Wisata (DTW) Budaya, Kecamatan Kubu juga memiliki DTW Alam yaitu Wisata Gunung Ambawang dan Batu Masjid. Setidaknya terdapat 3 (tiga) atraksi wisata Alam Gunung Ambawang yang ditemui yaitu; Wisata Hiking Gunung Ambawang, Wisata Air Terjun Gunung Ambawang (Bujang Bahar) dan Wisata Batu Wangkang. Selain itu ketiga DTW tersebut, ditemui juga DTW Batu Masjid yang letaknya di Dusun Parit Baru, Desa Sungai Bemban, Kec. Kubu. Berdasarkan informasi dari masyarakat sekitar, keempat jenis wisata alam tersebut hanya dikunjungi oleh wisatawan pada waktu-waktu tertentu, seperti pada waktu liburan sekolah dan pada hari raya.
 Air Terjun Bujang Bahar dan Wisata Hiking
Dari Desa Kubu (Ibukota Kec. Kubu) perjalanan menuju kawasan wisata Gunung Ambawang dapat ditempuh menggunakan kendaraan roda dua dengan ongkos ojek ketika dilakukan survey (2011) adalah sebesar Rp. 75.000 (PP). Perjalanan dari Desa Kubu ditempuh kurang lebih 1 jam perjalanan melalui rute Desa Kubu-Penyebrangan Sungai Kapuas-Desa Air Putih-Lokasi Kaki Gunung Ambawang (Desa Ambawang).
Dari Lokasi Kaki Gunung Ambawang menuju Lokasi Air Terjun Bujang Bahar dilakukan dengan jalan kaki melewati rute-rute jalan setapau menempuh hutan pegunungan yang mempunyai kemiringan lebih dari 30O dengan waktu tempuh kurang lebih 1 jam. Lokasi wisata sampai saat ini masih dikelola secara sederhana oleh masyarakat Desa Ambawang. Namun demikian, di kaki gunung ambawang telah disediakan areal parkir dan toilet umum untuk keperluan wisatawan.
 Batu Wangkang
Sekitar 3 (tiga) km ke arah barat dari lokasi wisata Air Terjun Gunung Ambawang ditemui DTW Batu Wangkang. Seperti halnya lokasi wisata Air Terjun, di lokasi inipun pengelolaannya masih dilakukan sederhana oleh masyarakat sekitar. Keindahan dari lokasi Batu Wangkang ini adalah menikmati alam hutan dan kesejukan air sungai yang sangat jernih yang ditengahnya terdapat batu-batu pengunungan yang besar.
 Batu Masjid
Lokasi terakhir dari DTW Alam yang ada di Kec. Kubu adalah Batu Masjid, terletak di Dusun Parit Baru Desa Sungai Bemban. Batu Masjid adalah sebuah gugu-san batu yang bentuknya menyerupai kubah masjid. Tumpukan batu sejenis hanya ditemui di satu lokasi ini saja, tidak ditemui di lokasi lainnya. Belum ada akomodasi penunjang wisata di sekitar batu masjid ini. Lokasi batu Masjid sebenarnya tidak terlalu jauh dari Kawasan Gunung Ambawang, sehingga bila berminat untuk mengunjungi lokasi ini bisa satu perjalanan wisata dengan lokasi wisata gunung ambawang. Menuju lokasi ditempuh dengan roda dua sekitar satu jam perjalanan dari Gunung Ambawang, hanya saja ketika dilakukan survey (2011) aksesibilitasnya masih sangat rendah. Alternatif perjalanan lain dari Ibukota Kabupaten menuju lokasi Batu Masjid dapat ditempuh melalui rute; Sungai Raya-Rasau Jaya-Bintang Mas-Penyebrangan ke Sungai Deras-Lokasi (Sungai Bemban) dengan waktu perjalan sekitar 2,5 jam. (adindabelia.wordpress.com)

Sungai Raya : Keberagaman

Secara geografis Kecamatan Sungai Raya berbatasan langsung dengan Kota Pontianak (Ibukota Provinsi) Bandara Supadio atau dikenal juga sebagai Bandara Pontianak letaknya berada di Kota Sungai Raya ini, sehingga dapat dikatakan Kabupaten Kubu Raya atau lebih khususnya Kota Sungai Raya adalah pintu gerbang menuju Kalimantan Barat dari jalur udara.

Di pusat Ibukota Kecamatan (Kota Sungai Raya) belum banyak ditemui lokasi wisata. Tempat wisata yang ada umumnya berupa wisata buatan, seperti wisata outbond di Taman Fantasi, Taman Randayan dan Kolam Renang di Hotel Dangau/Randayan.

Kecamatan Sungai Raya dilalui oleh Sungai Kapuas keberadaan Sungai ini adalah potensi wisata alam yang dapat dikembangkan kedepan, wisatawan dapat memanfaatkan potensi alur Kapuas ini sebagai suatu bentuk kegiatan wisata yang berwawasan lingkungan dengan memperhatikan fanorama dan dinamika kearifan lokal di sekitar Sungai Kapuas.

Beberapa kegiatan wisata dapat dikembangkan di sekitar alur sungai Kapuas, pada titik-titik tertentu pada DAS Sungai Kapuas seperti di sekitar Jembatan Kapuas dua dapat dikembangkan berbagai atraksi wisata seperti wisata keluarga dan layak anak maupun wisata mincing, selain itu dapat dikembangkan pula kegiatan penunjang wisata seperti rumah makan maupun wisata kuliner lainnya.

Di Desa Limbung (kawasan sekitar Bandara) tersedia lahan sekitar 25 Ha yang akan dimanfaatkan untuk kegiatan hutan kota kedepan selain jenis tanaman yang telah tersedia di lahan tersebut juga berencana akan di tanaman oleh berbagai jenis tanaman langka oleh Dinas Kehutanan Kabupaten Kubu Raya, disekitar lokasi ini juga akan dikembangkan oleh masyarakat Desa Limbung berupa taman agro wisata yang terpadu dengan pertanian, Selain Taman kota terdapat pula kawasanan penanaman rumput gajah dan waduk limbung.
Fasilitas wisata lainnya juga tersebar di Kawasan Bandara Supadio, diantaranya adalah berbagai Biro Perjalanan Wisata (Tiketing), Agen Perjalanan Wisata, Rumah Makan, Penjualan Souvenir serta Taxi Bandara.

Dengan dekatnya Kecamatan Sungai Raya ke Ibu kota dimanfaatkan oleh pihak investor ini terbukti dengan berdirinya mall of borneo Tanggal 30 mei 2014 lalu merupakan hari yang cukup bersejarah untuk aktivitas bisnis yang ada di Pontianak sebuah tiang resmi ditancapkan untuk pembangunan sebuah pusat perbelanjaan yang dikatakan merupakan yang terbesar yang ada di Kalimantan Barat Mall of Borneo, Kawasan mall yang diklaim terbesar di Kalbar ini akan menempati luas area 233779 meter persegi, terletak di Jalan Ahmad Yani II, depan komplek Villa Ceria Lestari, Kubu Raya.

Selain Daya Tarik Wisata, di Kecamatan Sungai Raya juga berkembang kegiatan budaya seperti Kasidahan (Desa Kuala Dua, Arang Limbung, Sungai Raya dan Teluk Kapuas), Kesenian Rebana, Kuda Lumping (Arang Limbung dan Desa Limbung), Barongsay/Naga (Sungai Raya dan Teluk Kapuas), kesenian Jepin. wisata rohani Makam Sultan Manggis di Desa Sungai Asam, Sukalanting dan wisata rohani sembahyang kubur.

Beberapa bentuk kerajinan yang dapat dimanfaatkan sebagai bentuk souvenir wisata sudah mulai berkembang di Kecamatan Sungai Raya, diantaranya adalah kerajinan keladi air, membuat guci di Sungai Raya, Kerajinan Tikar Bemban (Arang Limbung), Kerajinan Tas Kain (Sungai Durian), Kerajinan Kerang (Sungai Raya), pemanfaatan limbah pelastik untuk souvenir di Desa Arang Limbung.

Di Kecamatan Sungai Raya berdiri juga Griya Kerajinan dan Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Kab. Kubu Raya) yang terletak di Jalan A. Yani 2 Sungai Raya. Dekranasda ini menampung dan memasarkan produk kerajinan masyarakat Kabupaten Kubu Raya. Keberadaan Dekranasda ini sangat membantu dalam hal mempromosikan produk souvenir masyarakat, terutama mengikut sertakan produk-produk kerajinan masyarakat pada ajang-ajang pameran.

Itulah beberapa potensi wisata yang ada di Kabupaten Kubu Raya yang benar-benar masih memiliki potensi yang sangat luar biasa jika telah dikembangkan dan di jadikan objek wisata, sehingga menambah sumber Pendapatan Asli Daerah Kubu Raya.

Berikut ini daftar nama desa yang ada di Kecamatan Sungai Raya :

No
Kode Pos
Nama Desa
Kecamatan
Kabupaten
Provinsi
1
78391
Arang Limbung
Sungai raya
Kubu Raya
Kalimantan Barat
2
78391
Gunung Tamang
Sungai raya
Kubu Raya
Kalimantan Barat
3
78391
Kali Bandung
Sungai raya
Kubu Raya
Kalimantan Barat
4
78234
Kapur
Sungai raya
Kubu Raya
Kalimantan Barat
5
78391
Kuala Dua
Sungai raya
Kubu Raya
Kalimantan Barat
6
78391
Limbung
Sungai raya
Kubu Raya
Kalimantan Barat
7
78391
Madu Sari
Sungai raya
Kubu Raya
Kalimantan Barat
8
78391
Mekar Baru
Sungai raya
Kubu Raya
Kalimantan Barat
9
78391
Mekar Sari
Sungai raya
Kubu Raya
Kalimantan Barat
10
78391
Muara Baru
Sungai raya
Kubu Raya
Kalimantan Barat
11
78391
Parit Dalam
Sungai raya
Kubu Raya
Kalimantan Barat
12
78391
Pulau Jambu
Sungai raya
Kubu Raya
Kalimantan Barat
13
78391
Pulau Limbung
Sungai raya
Kubu Raya
Kalimantan Barat
14
78391
Sungai Ambangah
Sungai raya
Kubu Raya
Kalimantan Barat
15
78391
Sungai Asam
Sungai raya
Kubu Raya
Kalimantan Barat
16
78391
Sungai Bulan
Sungai raya
Kubu Raya
Kalimantan Barat
17
78391
Sungai Raya
Sungai raya
Kubu Raya
Kalimantan Barat
18
78391
Sungai Raya dalam
Sungai raya
Kubu Raya
Kalimantan Barat
19
78391
Tebang Kacang
Sungai raya
Kubu Raya
Kalimantan Barat
20
78391
Teluk Kapuas
Sungai raya
Kubu Raya
Kalimantan Barat

Semoga Bermanfaat (MC/KubuRaya)